PRIBADIMU DAMBAANKU

Maaf, Kecantikanmu Musibah Bagiku Ukhti, saudariku, kau cantik, ku akui itu ... karena memang kau terlahir untuk itu walau relatif kecantikanmu tergantung hak individu Ku tahu kecantikanmu anugerah dari Tuhanku dan Tuhanmu tapi, bukankah Tuhanku dan Tuhanmu punya aturan untuk itu Kau harus menjaganya dari mata lelaki jalang yang belum halal baginya dan bagimu Tahukah kau itu atau kau sama sekali tak tau atau pura-pura tak tau atau tak mau tau soal itu Tuhanku dan Tuhanmu memberi instruksi untukmu ulurkan kain ke seluruh tubuhmu biar kau tak diganggu Tuhanku dan Tuhanmu juga ada instruksi untukmu jangan nampakkan perhiasanmu panjangkanlah kain itu ke dadamu Tuhanku dan Tuhanmu menambah instruksi untukmu dan untukku tundukkan pandanganmu agar hati kita tak berdebu Namun, kenapa kau tak gubris instruksi itu dengan kau umbar auratmu kau hiasi aurat itu agar mata lelaki terayu mengakui cantikmu indah bentuk tubuhmu bagaimana aku menjaga nafsu kalau kau umbar aurat selalu aku sama sekali tak menyalahkanmu karena ini lemahku di depan sang nafsu Tapi, mungkin lebih mudahku membendung sang nafsu kalau kau membantu dengan menutup auratmu karena ku bukan malaikat bukan juga iblis terlaknat imanku bisa melesat mendarat bisa juga melusut melarat hari ini, ku menjadi tuan nafsu namun besok, mungkin nafsu memperbudakku ku takut lirikan itu menambah saldo dosa- dosaku semoga kau menyadari itu wahai ukhti saudariku demi kebaikanku dan kebaikanmu demi hatiku dan hatimu yang berdebu karena noda- noda pandangan itu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH AMBONKU

TEH CELUP MENGHILANGKAN BAU KETIAK

Mengintip Password Komputer Boss